Indonesia Inggris

Profil BILiC

1. Sejarah
BILiC adalah lembaga non pemerintah yang memiliki konsep dasar pergerakan Independent Living atau kemandirian bagi penyandang cacat. Berdasarkan filosofi tersebut, penyandang cacat dianggap profesional dalam hal kecacatannya. Dengan kata lain, penyandang cacatlah yang mengetahui dan memahami kebutuhannya. Oleh karena itu penyandang cacat memiliki hak untuk menentukan dirinya sendiri. Konsep dasar dari kemandirian dalam hal ini adalah memiliki kontrol diri sendiri terhadap apa yang telah dilakukan, bagaimana hal tersebut dilakukan, siapa yang melakukannya, dan kapan hal itu dilakukan.

Berawal dari diskusi yang diprakarsai oleh mahasiswa jurusan arsitektur ITB dengan mengangkat isu kepedulian tentang aksesibilitas di Kota Bandung pada tanggal 25 Maret 2003, berkelanjutan membentuk wadah yang dapat mengakomodir kepentingan tersebut. Tindak lanjut dari forum tersebut adalah aksi mengaudit fasilitas umum di beberapa lokasi di Kota Bandung dan menghasilkan film dokumentasi. Film tersebut pada akhirnya sering digunakan untuk membangun sensitivitas masyarakat dan pemerintah tentang pentingnya fasilitas yang aksesibel untuk semua kalangan.

Dalam perjalanan pembentukan wadah tersebut, diperkenalkan filosofi independent Living dan disepakati untuk menamai wadah ini menjadi BILiC atau Bandung Independent Living Centre. Setelah 2 tahun berjalan, tepatnya tahun 2005 BILiC mengadakan pembenahan sistem struktur organisasi dan melegalkan status lewat akte notaris pada tanggal 14 April 2005. Maka BILiC resmi menjadi yayasan sejak April 2005.

2. Ijin Operasional
BILiC memiliki ijin operasional dari Notaris di Bandung pada tanggal 14 April 2005. Saat ini BILiC berada dibawah nama Yayasan Hidup Independent.

3. Visi dan Misi
Visi :
Mewujudkan Masyarakat Sosial yang Inklusif di Jawa Barat
Misi :
Mengembangkan filosofi Independent Living sebagai pemberdayaan dan penguatan penyandang cacat untuk meningkatkan partisipasinya dan memperoleh pengakuan sebagai warga guna mencapai keseteraaan dalam hidup bermasyarakat.

4. Fungsi
Memberikan pelayanan bagi penyandang cacat pada khususnya dan masyarakat pada umumnya mengenai hal-hal yang memiliki relevansi dengan isu kecacatan lewat divisi divisi program.

5. Program/ Prestasi
Program/ Prestasi :

Kerjasama dengan Machida Human Network Independent Living Center, Jepang Oktober 2003; Seminar Independent Living dan Peer Counseling.
Pelatihan Peer Counselling bagi penyandang cacat November 2003 - Januari 2004.
Perekrutan dan pelatihan jaringan volounteer untuk menjadi personal assistant, April 2004.
Pelatihan bahasa isyarat bagi para volounteer Mei 2004.
Perekrutan dan pelatihan jaringan volounteer untuk menjadi personal assistant ll, Juni 2004.
Kerjasama dengan Radio Mustika Mei 2005 - Januari 2006; Program talk show setiap hari Minggu yang bertujuan pembangunan kesadaran terhadap isu kecacatan.
Kerjasama dengan Project Action dan FTA, Departemen Transportasi USA Juni 2005; menyelenggarakan Seminar Sehari tentang Aksesibilitas.
Membangun jaringan kerja dengan lembaga/organisasi lokal non-penyandang cacat se-Bandung April 2005 sampai dengan sekarang.
Perekrutan dan pelatihan jaringan volunteer untuk menjadi personal assistant lll, Juli 2005.
Kerjasama dengan Handicap International April 2006 - Maret 2007; Soisalisasi Filosoafi Independent Living Melalui Layanan in home Peer Support.
Kerjasama dengan IDP Norway Juni 2006; Pembuatan Poster Aksesibilitas Fisik.
Kerjasama dengan IDP Norway November 2006; Pembuatan Dokumentasi Film Aksesibilitas di Lingkungan Pendidikan.
Kerjasama dengan Handicap International, IDP Norway, dan Koalisi Masyarakat di Bandung, Radio Mara, Radio Mustika, dan BRAVO (kelompok volunteer) Desember 2006; Pelaksanaan Bulan Kampanye Kesadaran Publik terhadap penyandang cacat.
Menggambar bersama untuk anak-anak penyandang cacat dan umum kerjasama dengan KMBB, Desember 2006.
Program rutin layanan peer counselling kepada penyandang cacat dan jaringan relawan.
Memediasi Forum Diskusi Keluarga bersama para orang tua/keluarga penyandang cacat dan guru, Januari 2007.
Public Hearing uji Perda no. 10 th. 2006 tentang penyelenggaraan perlindungan penyandang cacat bekerjasama dengan KMBB, Januari 2007.
Pembuatan website BILiC bekerjasama dengan IDP Norway Februari 2007.

6. Struktur Organisasi

struktur organisasi BILiC

7. Tentang Logo
Warna biru pada logo BILiC melambangkan layanan.
Warna oranye pada logo BILiC melambangkan kemandirian.
Huruf 'b' kecil berwarna putih di dalam kotak berwarna biru pada logo BILiC merupakan simbol kursi roda yang disamarkan.




Halaman Depan | Peta Situs | Email
Hak Cipta Bandung Independent Living Center 2007